Selasa, 18 Desember 2007

Mengenal Tuhan

Kawan TLT mengajak saya berpikir, apakah Tuhan itu untuk ditakuti atau dicintai? Berusaha mengenal Tuhan adalah kecenderungan. Sengaja atau tidak sehari-hari kita mungkin menjelajah dunia sufi. Ini pencarian seumur hidup.

Dalam Islam, jalan mengenal Allah SWT bisa dari memahami sifatnya (asmaul husna). Sama seperti kosmos ciptaannya, sifat-sifat Allah SWT kelihatannya paradoksal. Ia menciptakan surga dan neraka, Ia maha pemaaf tapi juga penghukum. Saya sebenarnya mau coba menguraikan kenapa nya? tapi Ilmu saya belum apa-apa, ada yang merekomendasikan bukunya Sachiko Murata "The Tao of Islam". Edisi Indonesia Kt Pengantar: DR. Ratna Megawangi. Penerbit: Mizan. saya belum baca sih, idenya mungkin bisa dilihat pada artikel ini yang ditulis oleh orang yang sama

Rabiah Al Adawiyah adalah sufi yang sangat mencintai Allah, sampai-sampai ia berdoa ( ini saya quote dari wikipedia)

"O Allah! If I worship You for fear of Hell, burn me in Hell,
and if I worship You in hope of Paradise, exclude me from Paradise.

But if I worship You for Your Own sake,
grudge me not Your everlasting Beauty.”

Minggu, 16 Desember 2007

World XI FIFPro VS Budgepp's Winning Eleven


Para professional sepakbola telah memilih Kaka sebagai pemain terbaik dunia, dan 11 pemain terbaik di posisi nya masing-masing. Saya akan coba memilih 11 pemain alternatif pola 4-4-2 yang saya yakin bisa mengalahkan 11 pemain pilihan FIFPRO kalau mau diadu di pertandingan.

FIFPRO Federation of International Football Professionals Best 11 List (2006/2007):

Gianluigi Buffon (ITA/Juventus);
Alessandro Nesta (ITA/Milán),
Fabio Cannavaro (ITA/Real Madrid) ,
John Terry (ENG/Chelsea),
Carles Puyol (SP/Barcelona);
Cristiano Ronaldo (POR/Manchester United),
Kaká (BRA/Milán),
Steven Gerrard (ENG/Liverpool);
Lionel Messi (ARG/Barcelona),
Didier Drogba (IC/Chelsea),
Ronaldinho (BRA/Barcelona).

11 pemain pilihan saya dengan pola 4-4-2 adalah.

Petr Cech (Cze/Chelsea)
Phillip Lahm (Ger/FC Bayern)
Rio Ferdinand (Eng/Manchester United)
Sergio Ramos (Spa/Real Madrid)
Kolo Toure (IC/Arsenal)
Andrea Pirlo (Ita/AC Milan)
Francesco Totti (Ita/AS Roma)
Wesley Sneijder (Ned/Real Madrid)
Joe Cole (Eng/Chelsea}
Thierry Henry (Fra/Barcelona)
Wayne Rooney (Eng/Manchester United)

Dari pilihan saya di atas Kolo Toure, Wesley Sneijder dan Joe Cole tidak ada di 55 pemain dalam shortlist FIFPro, sedang kan Totti dalam list adalah striker tapi saya lebih cenderung menempatkan menjadi attacking midfielder, kalau ada yang mau bikin friendly match nya pasti ok tuh.

Jumat, 14 Desember 2007

Nama

Jauh sebelum anak lahir para orang tua sudah sibuk mencari nama yang indah untuk sang jabang bayi, tidak jarang masalah nama bisa jadi bahan perdebatan antara suami istri.
Pencarian nama ini bisa berlansung berbulan-bulan lamanya, dari buku, internet sampai lembar pengumuman UMPTN. Perenungannya bahkan sangat intens sampai jauh larut malam. Dari berbagai sumber dan melalui proses yang melelahkan kita mencoba mencari nama terbaik yang bisa kita beri untuk anak, karena anak berhak mendapatkan nama yang baik.
Nama biasanya juga kompromi dari suami istri kakek dan nenek, kadang-kadang om dan tante juga ikut kontribusi. Kalau sudah begini kecil sekali kemungkinan si jabang bayi mendapatkan nama yang buruk. Nama yang unik nggak apa-apa asalkan artinya indah. Saya tidak tahu latar belakang nama sang manager, mungkin dari bahasa tertentu yang artinya sangat indah.

Selasa, 11 Desember 2007

Membangun manusia

Sea Games Bangkok XXIV sudah setengah jalan, Indonesia masih di urutan 6, di urutan pertama ada Thailand dengan perolehan emas 5 kali lipat dari Indonesia, hal yang tidak terbayangkan belasan tahun yang lalu. Timnas sepakbola lolos semifinal saja tidak.
Berapa sering anda mendengar orang bilang, “kok susah banget sih cari 11 orang yang jago main bola dari 200 juta orang Indonesia.” Coba telusuri latar belakang atlet-atlet kita, ada berapa banyak pilihan didepan mereka ketika hidup memaksa mereka memilih jalannya.

Anak-anak memiliki bakat untuk unggul di satu, dua atau lebih bidang, tapi mereka butuh dibantu untuk mencari bakatnya, berapa banyak orang tua yang benar-benar membuka kesempatan pencarian bakat anak tanpa motif ekonomi. Mungkin anak kita berbakat menjadi pelembar lembing, atau tolak peluru, peternak sapi atau pemain sirkus. Tapi apa iya orang tua mapan mengijinkan anaknya kursus akrobat, lagipula kursus macam ini belum pernah saya tahu, kalau kursus sulap ada.

Akhirnya pencarian bakat melulu berdasarkan motif ekonomi dan status, Sanggar menyanyi, menari, akting laku karena penting untuk membuka jalan menjadi selebritis.
Star search di TV diikuti puluhan ribu orang yang ingin jadi artis. Jadi Seleb adalah pilihan cita-cita yang populer, sama seperti pilot, dokter dan insinyur.

Tidak ada yang salah dengan itu, tapi alangkah hebatnya sebuah bangsa kalau 200 juta orang menjadi unggul dibidangnya dan hidup cukup dengan keunggulannya. Tapi itu gambaran ideal, kenyataanya nelayan yang unggul hidup miskin karena solar mahal dan tidak disupport industri perikanan yang tangguh. Petani yang unggul tidak punya tanah dan pasar yang menguntungkannya. Calon atlit yang hebat kurang gizi karena ia anak nelayan unggul miskin tadi dan dan saya mungkin berbakat jadi koki bukannya jadi pegawai. Ini semuanya tentang kesempatan.
Manusia sebagai pelaku kehidupan harus dibangun, di dunia di mana tujuan adalah panglima maka segala cara menjadi halal. Padahal cara menurut saya lebih penting dari tujuan, karena disanalah terletak karakter, integritas, moral dan kehormatan manusia. Pembangunan manusia terletak di keluarga, di sekolah, di masyarakat di Negara. Di lagu Indonesia Raya sudah diamanatkan. ”Bangun lah jiwanya, bangun lah raganya untuk Indonesia raya”. Bakat yang dimaksimalkan + Karakter hebat = Manusia Unggul, agregatnya tentu adalah bangsa yang maju.

Minggu, 09 Desember 2007

MU menang, Arsenal kalah

Minggu yang hebat buat fans United, MU maintain winning streak dan Arsenal menelan kekalahan pertama di musim ini.

-Hapiness is not being afraid-
Roy Keane.